kamera adalah sebuah alat yang paling populer saat ini khusus nya dalam kegiatan fotografi. Asal muasal kata kamera di dapat dari camera obsura, yang berarti ruang gelap. Di dalam dunia fotografi, kamera merupakan sebuah alat yang mempunyai fungsi merekam suatu bayangan kemudian di taruh pada lembaran film.
Jika kamera televisi, system lensa akan membentuk gambar yang ada di dalam sebuah lempengan yang sensitive pada sebuah cahaya. Lempengan ini kemudian akan mengeluarkan electron ke lempengan tipis yang di jadikan sasaran jika terkena sebuah cahaya. kamera terdiri dari :
Badan Kamera
Ruangan yang kedap cahaya namun merupakan satu-satunya tempat yang merupakan jalan masuk sebuah cahaya. Setelah menempati badan kamera, cahaya akan di fokuskan oleh lensa agar dapat membakar film. Di dalam badan kamera biasanya terdapat tombol pengatur, yaitu :
- Aperture (pengaturan diafragma)
- Shutter Speed
- Blitz
- Tripod
- Lightmeter
- Pengaturan ISO /ASA Film
Sistem Lensa
Di dalam kamera, system lensa biasanya di taruh di depan kotak, System ini terdiri dari sebuah lensa tunggal yang terbuat dari plastik atau kaca. Proses menghalangi cahaya ini di simbolkan dengan huruf F, semakin besar maka semakin kecil tingkat penghalangnya.
Macam-macam kamera di lihat dari jenis lensanya adalah :
Lensa sudut besar
kamera jenis mempunyai jarak fokus yang paling kecil. Lensa yang menggunakan film 35 milimeter di sebut lensa sudut besar, sedangkan 135 milimeter di sebut dengan lensa telefoto
Lensa sudut kecil
Kamera jenis ini mempunyai jarak fokus yang paling besar di antara ketiga jenis kamera ini .
Lensa Variabel
Kamera jenis ini memiliki jarak fokusnya dapat di ubah-ubah, di sesuaikan dengan kebutuhan. Lensa akan memfokuskan cahaya. di dalam sini, lensa akan dikelompokan sesuai dengan focal lenght, yang dapat mempengaruhi besarnya komposisi gambar yang akan di hasilkan. Masyarakat awan mengenalnya dengan istilah ZOOM
Pemantik Potret
Tombol ini biasanya di letakkan di belakang lensa. Beberapa kamera menyediakan mekanisme dengan pengaturan waktu yang di gunakan untuk merubah uba sesuatu yang merupakan bukaan shutter, Beberapa pengguna kamera beranggapan bahwa sebuah kamera selalu mempunyai shutter speed yang bisa di pakai.
sebuah kamera mempunyai mekanisme memutar film agar setiap bagian film dapat di pisahkan antar objek yang berlainan. sebuah kamera juga mempunyai Range Finder yang dapat menunjukan apa saja yang sudah di potret. Namun semua itu tergantung kepada jenis kamera. Jika kameranya adalah kamera poket biasanya tidak memiliki salah satu komponen di atas.
Berdasarkan ukuran, film dapat di kelompokkan menjadi 3, yaitu :
- small format (35 mm)
- Medium Format (100-120 mm)
- Large Format (lebih dari 120 mm)
Berdasarkan jenis bahan dan sesitivenya, film dapat di bedakan menjadi :
- film hitam putih
- film infra merah
- film warna
- film tungsten
- film negative
- film positive
- film daylight
Terdapat juga kamera polaroid, yang langsung memberikan gambaran positif, sehingga pengguna tidak perlu melakukan proses cuci cetak film. Kamera digital, kamera seperti ini yang sekarang sering digunakan. kamera jenis ini bekerja tanpa menggunakan sebuah film.
keuntungan dari menggunakan kamera digital adalah pengguna tidak perlu membidik sebuah objek melalui jendela karena sudah menggunakan layar LCD yang terdapat di belakang layar LCD
berdasarkan mekanisme kerja, kamera terdiri dari :
Kamera Single Lens Reflect
kamera ini memiliki cermin datar yang ada di belakang lensa. Sehingga apa pun objek yang di lihat oleh pemotret adalah apa yang di tangkap oleh film.
Kamera Instan
memilk mekanisme otomatik berdasarkan pengukur cahaya. lebar diafragma dan kecepatan pemetik potret akan otomotif di atur
sumber: anneahira
Tidak ada komentar:
Posting Komentar